Mengapa SABar

Bertumbuh Bersama SABar

Kalau setelah membaca sejauh ini Ayah Bunda ingin mengenal SABar lebih dekat, langkah berikutnya sederhana: datang. Tidak ada formulir yang harus diisi lebih dulu.

Keluarga disambut fasilitator di gerbang sekolah alam

Sekolah yang tumbuh, keluarga yang tumbuh

Judul halaman ini sengaja memakai kata "bersama". Di Sekolah Alam Baturraden (SABar), yang bertumbuh bukan hanya anak. Fasilitator terus belajar lewat upgrading dan sesi berbagi. Orang tua belajar lewat Sekolah Orang Tua dan komunitas keluarga. Sekolahnya sendiri terus berkembang: dari TK yang mulai beroperasi lebih dari satu dekade lalu, berlanjut ke SD, lalu ke Sekolah Menengah yang lahir karena permintaan orang tua yang anaknya akan lulus, hingga Sekolah Kemandirian dan SABar Learning Centre di Cilacap.

Bergabung dengan SABar berarti masuk ke dalam komunitas pembelajar ini. Bukan sebagai pelanggan sebuah layanan, melainkan sebagai keluarga yang ikut berjalan. Dan seperti perjalanan mana pun, ia dimulai dengan langkah pertama yang kecil.

Tiga langkah untuk mengenal lebih dekat

  1. Datang dan berbincang. Ayah Bunda menghubungi admin SPMB SABar untuk menjadwalkan kunjungan, lalu datang ke sekolah, melihat anak-anak berkegiatan, dan berbincang dengan fasilitator atau kepala sekolah tentang harapan, kekhawatiran, dan kebutuhan ananda. Semua pertanyaan boleh diajukan, termasuk tentang biaya.
  2. Observasi. Anak mengikuti kegiatan bersama Sobat SABar agar sekolah mengenalnya dan anak merasakan suasananya. Di sinilah kecocokan dilihat dari dua arah: apakah anak nyaman, dan apakah sekolah bisa memberi dukungan yang ia butuhkan. Bagi anak berkebutuhan khusus, observasi menjadi dasar untuk membicarakan bentuk pendampingan.
  3. Melanjutkan bersama. Bila kedua pihak merasa sejalan, sekolah memandu kelengkapan administrasi dan kesepakatan bersama orang tua. Rincian jadwal, perlengkapan, dan program disampaikan sekolah di awal tahun ajaran.

SPMB tahun ajaran 2027/2028 sudah dibuka untuk semua unit, dan SABar juga menerima murid pindahan dengan alur yang sama. Admin SPMB SABar dapat dihubungi di 0812-2005-0121.

Yang akan Ayah Bunda temui saat berkunjung

Kunjungan ke SABar bukan tur gedung. Ayah Bunda akan melihat kampus di kaki Gunung Slamet dengan saung-saung belajar di antara pohon damar, kebun dengan raised bed yang dirawat anak-anak, dan kegiatan yang sedang berlangsung hari itu: mungkin Sobat Kecil sedang menanam benih di kapas, murid SD sedang menyiapkan dagangan Market Day, atau Sobat SM sedang berlatih presentasi.

Kami menyarankan Ayah Bunda membawa ananda. Reaksi anak saat melihat kebun, bertemu fasilitator, dan menyaksikan teman-teman sebayanya berkegiatan sering kali lebih jujur daripada analisis orang dewasa. Dan kalau ada yang ingin ditanyakan kepada orang tua lain, kunjungan yang bertepatan dengan kegiatan keluarga adalah kesempatan yang baik untuk berbincang langsung.

Setelah bergabung: orang tua ikut sekolah

Bertumbuh bersama berlanjut setelah anak resmi menjadi Sobat SABar. Sekolah Orang Tua (SOS) diadakan kira-kira sebulan sekali dengan tema yang beragam, dari tumbuh kembang, menumbuhkan bakat, sampai komunikasi keluarga. Progress Report tiap triwulan menjadi ruang membicarakan perkembangan anak secara mendalam, bukan hanya menerima angka.

Ada pula Parent Day ketika Ayah Bunda menjadi sumber belajar di kelas, Family Camp dan Family Day yang mempertemukan seluruh keluarga, Circle of Parents sebagai komunitas belajar orang tua, dan Tapake Ramane untuk para ayah. Portal ASIS membantu orang tua mengikuti informasi sekolah dari rumah. Bagi banyak keluarga, inilah bagian yang tidak terduga: mereka datang untuk menyekolahkan anak, lalu menemukan diri mereka ikut belajar.

Tentang biaya, secara jujur

Kami tidak menuliskan angka biaya di situs ini, dan itu bukan karena disembunyikan. Biaya sekolah di SABar menyesuaikan kebutuhan masing-masing anak, sehingga tidak bisa dituliskan secara baku. Kebutuhan anak berkebutuhan khusus yang memerlukan pendampingan, misalnya, berbeda dengan kebutuhan anak reguler, dan program di tiap jenjang pun berbeda.

Karena itu, biaya menjadi salah satu hal yang dibicarakan langsung saat Ayah Bunda datang. Admin SPMB SABar akan menjelaskan rinciannya sesuai jenjang dan kebutuhan ananda, dan Ayah Bunda bisa bertanya sebebas-bebasnya sebelum memutuskan apa pun.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan sebaiknya mulai berkunjung?
Kapan saja selama hari sekolah, dengan membuat janji lebih dulu agar ada fasilitator yang mendampingi. SPMB 2027/2028 sudah dibuka, sehingga tidak perlu menunggu waktu tertentu.
Apakah harus langsung mendaftar setelah kunjungan?
Tidak. Kunjungan dan observasi adalah cara mengenal, bukan ikatan. Ayah Bunda boleh pulang, berdiskusi di rumah, dan kembali lagi bila sudah mantap.
Apakah ada open house atau playdate?
Sekolah mengadakan berbagai kegiatan yang terbuka bagi calon keluarga pada waktu tertentu. Informasinya diumumkan lewat Kabar SABar dan bisa ditanyakan kepada admin SPMB SABar.
Bagaimana dengan murid pindahan di tengah tahun ajaran?
SABar menerima murid pindahan dengan alur yang sama: datang, berbincang, observasi. Halaman Murid Pindahan menjelaskan hal-hal yang perlu disiapkan.
Bagaimana cara menghubungi admin SPMB SABar?
Melalui nomor 0812-2005-0121, atau dengan mengisi permintaan kunjungan di halaman Jadwalkan Kunjungan.

Perjalanan bertumbuh bersama SABar dimulai dari satu pagi di Baturraden. Hubungi admin SPMB SABar di 0812-2005-0121, jadwalkan kunjungan, bawa ananda, dan mari kita lihat bersama apakah ini tempat yang selama ini Ayah Bunda cari.