Unit & Jenjang
Masa usia dini adalah masa bermain, bereksplorasi, dan belajar mengurus diri. Di TK Alam Baturraden, Sobat Kecil menjalani semuanya dengan sepatu bot di kaki dan tanah di tangan.
TK Alam Baturraden adalah pintu pertama SABar School. Unit ini melayani anak usia dini dalam dua kelas yang diberi nama planet terdekat dengan matahari: Mercury Class untuk TK A dan Venus Class untuk TK B. Anak kelompok bermain, yang usianya sekitar tiga setengah tahun, ikut belajar bersama Mercury Class, sehingga adik-adik yang paling kecil pun punya kakak kelas yang bisa ditiru.
Di sini anak disapa "Sobat Kecil", dan orang dewasa yang mendampinginya disebut fasilitator, bukan guru. Istilah itu disengaja. Fasilitator di TK Alam Baturraden adalah teman perjalanan yang menyiapkan lingkungan, mengamati potensi, dan memberi kesempatan, bukan orang yang berdiri di depan dan menyuruh semua anak melakukan hal yang sama pada saat yang sama.
Unit ini juga menerima anak berkebutuhan khusus dalam jalur inklusi. Anak yang membutuhkan dukungan lebih dapat didampingi guru pendamping, dan bentuk dukungannya dibicarakan bersama orang tua setelah masa observasi. Tagline Parent's Handbook TK, "Merawat Fitrah, Menyalakan Potensi", menjadi pegangan untuk semua anak: fitrahnya dirawat, potensinya dinyalakan, bukan dibandingkan.
Kegiatan berlangsung dari pagi hingga siang. Sebagian anak mengikuti program lanjutan hingga sore, dan rincian jadwal tiap kelas disampaikan sekolah kepada orang tua di awal tahun ajaran. Dalam sepekan ada pola yang berulang: awal pekan membuka tema, Kamis adalah hari farming dan kegiatan khusus seperti gerak dan lagu atau perkusi, dan Jumat diisi senam serta outbound. Setiap Sabtu ada program bahasa Inggris.
TK Alam Baturraden belajar lewat tema, bukan mata pelajaran. Sepanjang tahun, Mercury Class dan Venus Class bergerak dari tema "Me & My Self", "Our Plant", dan "Animal Planet" ke "My Neighbourhood" dan "Living Things", lalu di paruh berikutnya menjelajah "Little Citizen" dan "The Universe". Satu tema dijalani berpekan-pekan, dan setiap pekan punya fokus yang lebih kecil: bagian tubuh dan panca indra, tanaman obat, hewan ternak, desa dan gotong royong, Pulau Sumatera, bintang dan bulan, air, udara, api.
Yang menarik adalah bagaimana satu tema menyentuh banyak hal sekaligus. Saat belajar tentang reptil, anak mengunjungi tempat penangkaran, membuat ular dari sedotan, dan mendengar dongeng. Saat tema kota, anak naik ke pasar modern, membuat eksperimen asap, dan mengenal rambu lalu lintas. Kosakata bahasa Inggris mengikuti tema lewat "Naming in a Week", ditambah frasa santun yang diulang terus: help, please, thank you, excuse me.
Dari "Benih Ajaib" di kapas, kompos mini, rumah cacing dari botol, sampai panen bayam yang langsung dibuat salad. Setiap anak merawat tanaman pribadinya sendiri.
Kesatria Keseimbangan, Bamboo Bridge, Ayunan Tarzan, trekking ke kebun raya dan curug, bahkan rappelling yang disesuaikan usia TK. Tiap permainan melatih satu karakter: keberanian, sabar, kerja sama, pantang menyerah.
Dari salad sayur dan susu jahe cokelat sampai onigiri dan mie Aceh. Dua pekan sekali ada Market Day bertema, tempat anak mengenal konsep jual beli.
Di TK Alam Baturraden, akhlak tidak diajarkan lewat ceramah, melainkan lewat pembiasaan yang bertahap. Pekan-pekan pertama fokus pada salim sambil menatap orang yang diajak bersalaman dan tersenyum ketika bertemu orang lain. Berangsur-angsur bertambah: menjawab dengan sopan ketika dipanggil, mengantre, meminta izin, memakai empat kata ajaib (maaf, permisi, tolong, terima kasih), menawarkan bantuan kepada teman, berbagi, lalu berkata jujur dan mau memaafkan.
Pembiasaan Al-Qur'an memakai metode Ummi, dengan hafalan surat pendek, hadits, dan doa harian yang berganti tiap beberapa pekan. Yang ditekankan bukan jumlah hafalan, melainkan pengamalannya: hadits tentang kebersihan dijalani saat memilah sampah, doa sebelum makan dibaca saat makan siang bersama.
Bantu diri menjadi tema tersendiri di awal tahun. Anak berlatih mandi dan menggosok gigi, memotong kuku, melipat dan menjemur pakaian, mencuci sepatu boot, mengikat tali sepatu, memakai baju berkancing, sampai memberi pakan kambing dan ayam.
Sobat Kecil tidak membawa buku ke sekolah dan tidak menerima nilai angka. Fasilitator membaca perkembangan anak lewat observasi, catatan anekdot, percakapan, unjuk kerja, dan hasil karya, yang semuanya dikumpulkan dalam portofolio. Tiap pekan ada target kecil yang diamati, misalnya mengenal nama tanaman atau mau mencoba eksplorasi panca indra.
Setiap triwulan, perkembangan itu dituangkan dalam Progress Report naratif yang mencakup akhlak dan ibadah, komunikasi dan sosial, logika dan kreativitas, bantu diri dan motorik, bakat dan life skill, serta kepedulian lingkungan. Progress Report disampaikan dalam pertemuan dengan orang tua, agar yang dibicarakan adalah anak, bukan angka.
| Keterangan | Isi |
|---|---|
| Nama legal | TK Alam Baturraden |
| NPSN | 69978243 |
| Program | Play Group, TK, dan program inklusi |
| Kelas | Mercury Class (TK A), Venus Class (TK B) |
| Kepala TK | Ahmad Agus Prasojo, S.Pd. |
| Situs unit | https://tk-alam-baturraden.asis.id |
| Naungan | Yayasan Sekolah Rumah Indonesia |
Cara paling jujur mengenal TK Alam Baturraden adalah datang di pagi hari, melihat Sobat Kecil menyiram tanamannya, dan berbincang dengan fasilitator. Admin SPMB SABar siap membantu Ayah Bunda menjadwalkan kunjungan.