Unit & Jenjang
Masa remaja adalah masa mencari arah. Di Sekolah Menengah SABar, Sobat SM menempuh Paket B dan Paket C sambil diberi ruang luas untuk mengenali dirinya, belajar dari dunia kerja, dan menguji nyali di alam.
Sekolah Menengah (SM) adalah jenjang remaja di SABar School. Secara legal, unit ini diselenggarakan oleh PKBM Alam Purwokerto, satuan pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan. Remaja jenjang setara SMP belajar di Milky Way Class melalui Paket B, dan remaja jenjang setara SMA belajar di Andromeda Class melalui Paket C. Dulu unit ini akrab disebut Sekolah Alam Purwokerto, dan sebagian orang tua menyebutnya "sekolah minat dan bakat".
Sejarahnya sederhana. PKBM Alam Purwokerto lahir dari permintaan orang tua yang anaknya akan lulus dari SD Alam Baturraden dan ingin pendekatan sekolah alam itu berlanjut. Karena itu, SM dirancang sebagai sister school SD, dengan empat pilar yang sama tetapi tantangan yang lebih besar.
Unit ini cocok untuk remaja yang tidak ingin masa sekolahnya habis hanya untuk mengejar ijazah: yang ingin tahu dirinya bisa apa, yang ingin mencoba bekerja sebelum lulus, yang ingin berjalan jauh dan tinggal bersama masyarakat lain. Ijazahnya tetap ada; ijazah Paket B dan Paket C diakui setara SMP dan SMA, dan lulusan Paket C dapat mendaftar ke perguruan tinggi melalui jalur tes. Sobat SM dengan kebutuhan khusus juga dapat belajar di kelas ini dengan dukungan yang dibicarakan setelah observasi.
Hari Sobat SM dibuka dengan doa dan pembiasaan Al-Qur'an, lalu bergerak ke sesi belajar yang bergantian antara materi kesetaraan, proyek, dan kegiatan lapangan. Kurikulum Merdeka untuk Paket B dan C dijalankan dengan modul dan RPP yang menyatukan pengetahuan, sikap, dan keterampilan; penilaiannya lewat observasi, tanya jawab, dan unjuk kerja. Satu pekan bisa memuat praktikum perpindahan kalor dengan lilin dan sendok, diskusi makna syukur dan praktik sujud syukur, serta panen kacang tanah di Sensory Garden yang direbus dan dimakan bersama.
Kegiatan berlangsung dari pagi hingga siang, dan ada hari-hari ketika Sobat SM berada di tempat magang, di masjid lain saat Safari Ramadhan, atau di jalur pendakian. Market Day datang dua pekan sekali, setiap Sabtu ada program bahasa Inggris, dan Sobat SM membawa buku, meski tidak sebanyak sekolah umum. Kesepakatan kelas dibuat bersama di awal tahun, bukan diturunkan dari atas.
Menyiapkan remaja menyambut kedewasaan: pengendalian diri, tanggung jawab, dan Al-Qur'an dengan metode Ummi yang ditekankan pada pengamalan.
Kebun sebagai laboratorium: matematika dari luas daun dan arus sungai, sains dari kompos dan karst gua.
Proyek nyata yang bertumbuh dari pertunjukan ke pameran sampai menjadi penyelenggara acara, dengan Capturing Talent sebagai pemandunya.
Dari business plan dan penjualan, marketing dan branding, sampai studi kelayakan usaha.
Belajar langsung dari orang yang berkarya di bidangnya, lalu mencoba bekerja di tempat sungguhan.
Petualangan dan pengabdian yang berjenjang, ditopang Taman Baca Masyarakat yang dikelola bersama.
| Bidang | SM1 | SM2 | SM3 |
|---|---|---|---|
| Hafalan | Juz 30 | Juz 29 dan 10 hadits | Juz 28 dan 30 hadits |
| Magang | Kreatif dan kuliner | Manajemen dan UMKM | Industri dan lintas bidang |
| Live In | Luar kabupaten, satu provinsi | Luar provinsi | Luar pulau atau luar negeri |
| Project | Pertunjukan | Pameran atau expo | Menjadi event organizer |
| Mountaineering | Dasar | Survival | Lanjutan dengan proyek sosial atau riset |
| Bisnis | Business plan dan penjualan | Marketing dan branding | Studi kelayakan usaha |
Tabel ini bukan daftar tuntutan, melainkan peta perjalanan. Setiap Sobat SM juga menyusun buku portofolio pengembangan diri, berlatih mempresentasikan dirinya, mengerjakan proyek kolaborasi dan riset sederhana, dan belajar membaca "ayat kauniyah", tanda-tanda Allah yang terbentang di alam. Slogan lulusan SABar, "Discover the Great in You", dijalani di sini secara paling nyata: remaja diberi kesempatan menemukan sendiri kehebatannya, bukan diberi tahu.
Live-in dan mountaineering pernah membawa Sobat SM ke Purbalingga, ke Gunung Pakuwaja di dataran tinggi Dieng, dan ke dalam gua: di sana stalaktit dan karst menjadi pelajaran IPA, perkiraan kedalaman dan jarak menjadi matematika, dan laporan observasi menjadi tugas bahasa. Green Therapy mengajak mereka trekking di Bukit Pandang Munggang, rappelling di jembatan Curug Belot, dan tubing di saluran irigasi.
Learn to Maestro mempertemukan Sobat SM dengan penulis dan penerjemah Babad Banyumas, lalu membawa mereka ke Bale Babad Banyumas dan Bendungan Gerak Serayu. Safari Ramadhan selama tiga hari berpindah ke tiga masjid dengan karakter berbeda, dari masjid di lingkungan mahasiswa sampai masjid dekat pasar. Ada pula agenda backpacker ke negara tetangga sebagai puncak perjalanan jenjang tertinggi. Beberapa kegiatan sosial lahir dari inisiatif Sobat SM sendiri, dan seorang di antara mereka pernah menulis buku.
| Keterangan | Isi |
|---|---|
| Nama legal | PKBM Alam Purwokerto |
| NPSN | P9984932 |
| Program kesetaraan | Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA) |
| Kelas | Milky Way Class (Paket B), Andromeda Class (Paket C) |
| Akreditasi | B dari BAN-PDM, tahun 2025, berlaku hingga 2030 |
| Kepala PKBM | Syarif Hidayat, S.H. |
| Situs unit | https://pkbm-alam-purwokerto.asis.id |
| Naungan | Yayasan Sekolah Rumah Indonesia |
Kalau remaja Ayah Bunda sedang bertanya-tanya "aku ini sebenarnya bisa apa?", itu pertanyaan yang tepat untuk dibawa ke SM SABar. Datanglah bersama, berbincang dengan fasilitator, dan biarkan ia melihat sendiri apa yang dikerjakan kakak-kakak Sobat SM.