Kemandirian Harian

Bawaan Harian dan Makan Siang di SABar

Tas anak SABar lebih mirip tas petualang kecil daripada tas sekolah: ada baju ganti, jas hujan, dan bekal camilan. Buku hanya seperlunya, dan makan siang sudah menunggu dari dapur sekolah.

Isi tas harian Sobat SABar dan sepatu bot di rak sekolah

Mengapa Isi Tasnya Berbeda

Sekolah Alam Baturraden (SABar) berada di kaki Gunung Slamet, dan sebagian besar kegiatan berlangsung di luar ruangan. Hujan bisa datang siang hari, lumpur ada di jalur kebun, dan air di kolam atau sungai adalah bagian dari pelajaran. Karena itu barang yang dibawa anak setiap hari menyesuaikan cara belajarnya: lebih banyak perlengkapan untuk tubuh yang bergerak, lebih sedikit buku.

Ini bukan berarti sekolah serba longgar. Justru ada kebiasaan yang teratur: barang diletakkan di tempatnya saat datang, dicek kembali sebelum pulang, dan sebagian disimpan di sekolah supaya tidak bolak-balik dibawa. Dari urusan tas inilah anak mulai belajar mengurus barangnya sendiri.

Yang Dibawa Setiap Hari

Baju ganti

Setelah bermain air, berkebun, atau kehujanan, anak berganti pakaian sendiri. Ini juga latihan berpakaian mandiri.

Jas hujan

Hujan adalah bagian dari kehidupan di Baturraden, bukan alasan berhenti belajar.

Bekal camilan dari rumah

Di SABar tidak ada kantin atau warung. Sekolah menganjurkan camilan bukan kemasan pabrik, tanpa permen dan penyedap buatan.

Botol minum dan alat shalat

Untuk kebutuhan sepanjang hari dan pembiasaan ibadah.

Sepatu bot (boleh ditinggal)

Sepatu bot berjajar di rak sekolah; anak mengambil dan merapikannya sendiri.

Buku seperlunya

Hanya untuk SD, Milky Way Class, dan Andromeda Class, dan tidak sebanyak sekolah pada umumnya.

Judul Kartu

Pada pekan-pekan tertentu, sekolah meminta perlengkapan khusus sesuai tema, misalnya sikat gigi dan perlengkapan mandi saat pekan bantu diri, atau celemek dan topi koki saat fun cooking. Permintaan ini disampaikan kepada orang tua sebelumnya.

Buku: Ada, tetapi Tidak Memberatkan

Anak TK di Mercury Class dan Venus Class tidak membawa buku ke sekolah. Begitu pula Sobat Kemandirian di Sun Class. Belajar membaca, menulis, dan berhitung tetap berlangsung setiap hari, tetapi dengan alat yang disediakan sekolah dan dicatat fasilitator di kartu evaluasi anak.

Murid SD Alam Baturraden dan Sobat SM membawa buku, namun jumlahnya jauh lebih sedikit daripada sekolah umum. Sebagian besar pekerjaan tertuang dalam worksheet tematik, proyek, dan portofolio yang dikelola di sekolah. Rincian buku dan perlengkapan belajar tiap kelas disampaikan sekolah kepada orang tua di awal tahun ajaran, sehingga Ayah Bunda tidak perlu menebak-nebak.

Makan Siang dari Dapur SABar

Makan siang di SABar disediakan oleh katering milik sekolah sendiri. Ini bukan bagian dari program Makan Bergizi Gratis pemerintah, melainkan dapur SABar yang memasak untuk anak-anak setiap hari dengan menu yang berganti-ganti. Anak makan bersama di saung, berdoa lebih dulu, lalu mencuci peralatan makannya sendiri setelah selesai.

Karena tidak ada kantin dan warung, pengaturan makanan di sekolah lebih mudah dijaga: anak tidak jajan sembarangan, dan apa yang masuk ke perut mereka diketahui bersama. Untuk anak dengan alergi atau pantangan tertentu, Ayah Bunda dapat membicarakannya langsung dengan sekolah pada masa observasi awal, supaya penyesuaiannya bisa disiapkan.

Camilan dari rumah melengkapi makan siang, bukan menggantikannya. Sekolah mengajak orang tua membawakan camilan sederhana yang sehat: buah, makanan rumahan, atau kudapan tanpa bungkus plastik berlebih. Dengan begitu, sampah di sekolah pun lebih sedikit dan lebih mudah dipilah.

Seragam dan Alas Kaki

TK Alam Baturraden memakai beberapa seragam yang bergantian sesuai hari dan kegiatan, termasuk kaos outbound untuk hari-hari berkegiatan fisik. Alas kaki yang dianjurkan adalah sepatu atau sandal gunung yang nyaman di jalur basah dan berbatu, dan sepatu bot untuk kebun dan hujan. Rincian seragam tiap unit dan hari pemakaiannya diberikan sekolah saat anak diterima.

Yang penting dipahami: pakaian anak akan kotor, dan itu baik. Baju bernoda tanah atau rumput di sore hari biasanya berarti anak belajar dengan sungguh-sungguh pada siang harinya.

Ritme Hari dan Barang Bawaan

Kegiatan sekolah berlangsung dari pagi hingga siang; ada anak yang mengikuti program lanjutan hingga sore, dan bagi mereka perlengkapan istirahat siang disiapkan bersama sekolah. Pada hari dengan outbound, berenang, atau outing, sekolah memberitahukan bawaan tambahan sebelumnya. Pada hari farming, sepatu bot yang ditinggal di sekolah langsung terpakai.

Sebelum pulang, anak diajak mengecek barangnya: apakah jas hujan sudah masuk tas, apakah baju ganti yang basah sudah dibungkus, apakah botol minum tertinggal. Kebiasaan kecil ini mengurangi barang hilang dan, lebih penting lagi, menumbuhkan tanggung jawab atas milik sendiri.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah makan siang disediakan untuk semua unit?
Makan siang dari katering SABar disediakan sebagai bagian dari keseharian sekolah. Rincian untuk tiap unit dan program, termasuk anak yang mengikuti program lanjutan hingga sore, dapat ditanyakan kepada admin SPMB SABar.
Bolehkah anak membawa uang jajan?
Di SABar tidak ada kantin atau warung, sehingga uang jajan tidak diperlukan untuk hari biasa. Pada Market Day, pengaturannya disampaikan sekolah kepada orang tua.
Anak saya punya alergi makanan. Bagaimana?
Sampaikan saat berbincang dengan sekolah di masa observasi awal. Dapur SABar dan fasilitator akan menyesuaikan sejauh yang memungkinkan, dan kesepakatannya dibuat bersama orang tua.
Berapa banyak buku yang dibawa anak SD?
Lebih sedikit daripada sekolah umum, karena banyak pekerjaan dalam bentuk worksheet tematik dan proyek di sekolah. Daftar pastinya diberikan wali kelas di awal tahun ajaran.
Bolehkah membawa mainan atau gawai?
Mainan dari rumah tidak dibawa ke TK supaya anak fokus pada alat main yang disiapkan bersama. Ketentuan gawai untuk jenjang yang lebih tinggi disampaikan tiap unit kepada orang tua.

Pertanyaan tentang bekal, buku, seragam, dan makan siang paling mudah dijawab sambil melihat langsung rak sepatu bot, saung makan, dan dapur SABar. Ayah Bunda dipersilakan menghubungi admin SPMB SABar dan menjadwalkan kunjungan ke unit yang diminati.