Sekolah Kemandirian

Unit Kemandirian

Satu jalur yang menyatukan pendidikan, terapi, pendampingan, social skill, self-help, dan life skill. Sobat Kemandirian belajar hidup, bukan hanya belajar pelajaran.

Sobat Kemandirian mengemas hasil panen kebun sekolah untuk Market Day

Pagi di Sun Class

Hari di Sun Class dimulai dengan hal-hal yang bagi banyak orang terasa kecil: melepas sepatu dan menaruhnya di rak, menyimpan tas di loker, lalu duduk melingkar. Ada yang masih perlu diingatkan setiap hari, ada yang sudah bisa mengingatkan temannya. Setelah itu kegiatan bergerak ke luar: menyiram tanaman, memberi makan hewan, atau berjalan ke kebun dengan sepatu bot yang dipakai sendiri.

Sun Class adalah nama kelas Sekolah Kemandirian SABar di Baturraden, di bawah PKBM Alam Purwokerto. Muridnya disapa Sobat Kemandirian, berasal dari rentang usia TK sampai Sekolah Menengah, dan dikelompokkan per kluster sesuai kebutuhan dan kemampuan, bukan semata-mata usia. Di Kabupaten Cilacap, pendekatan yang sama dijalankan di SABar Learning Centre dengan nama Coral Class.

Enam hal dalam satu jalur

Yang membuat Unit Kemandirian berbeda dari sekolah biasa maupun klinik terapi adalah enam hal yang berjalan bersama dalam satu jalur, dengan orang-orang yang sama, di tempat yang sama.

Pendidikan

Sobat Kemandirian tetap belajar membaca, berhitung, mengenal alam, dan mengaji dengan metode Ummi, dengan tahapan yang disesuaikan. Yang usia sekolah terdaftar dalam program kesetaraan Paket A, B, atau C di PKBM.

Terapi

Terapi okupasi, sensori integrasi, wicara, dan perilaku dijalankan dengan pendekatan SaNGaT SABar: di ruang terbuka, menyatu dengan kegiatan.

Pendampingan

Guru pendamping khusus menyiapkan aktivitas sesuai rencana belajar individual dan mendampingi anak dari jam masuk sampai pulang.

Social skill

Duduk melingkar, menunggu giliran, berbagi alat, menyapa tamu, melayani pembeli saat Market Day.

Self-help

Memakai sepatu dan baju sendiri, ke toilet sendiri, makan dan mencuci piring sendiri, menyiapkan perlengkapan ke kebun.

Life skill

Berkebun, memasak, mencuci, mengemas hasil panen, membuat kompos, memakai komputer, sampai berjualan.

Terapi yang menyatu dengan hari

Di Unit Kemandirian, terapi bukan sesi terpisah yang membuat anak "ditarik" dari kelas. Sesi bersama terapis memang ada, tetapi latihannya diteruskan sepanjang hari oleh pendamping dan fasilitator, dan diteruskan lagi di rumah oleh Ayah Bunda. Anak yang sedang melatih keseimbangan tidak hanya berdiri di papan keseimbangan; ia berjalan di jembatan gantung mini, bermain egrang batok, dan melintasi texture walk di kebun.

Media terapi tersedia di sekolah, dari flashcard bergambar sayur, profesi, dan emosi, sampai media alam seperti batu hias emosi dan kayu hitung. Namun media yang paling kaya tetap kebun, dapur, dan teman-teman. Circle time di bawah pohon, misalnya, menjadi cara Sobat Kemandirian belajar menamai perasaannya hari ini.

Berkegiatan seperti Sobat SABar lainnya

Sobat Kemandirian bukan warga kelas dua di SABar. Mereka ikut Market Day dua pekan sekali dengan dagangan yang mereka buat sendiri, misalnya hasil panen yang dikemas atau olahan sederhana. Mereka mendapat Pentas Kemandirian untuk tampil di depan orang tua, ikut festival sekolah, dan ikut Live In Kemandirian untuk belajar tinggal bersama masyarakat dengan dukungan pendamping.

Ada pula kegiatan yang dirancang khusus untuk membawa Sobat Kemandirian ke dunia nyata: berbelanja di pasar modern, naik kereta, atau belajar langsung dari pelaku usaha dalam Learn to Maestro. Di kelas, seni bernyanyi dengan angklung, gitar, dan tamborin menjadi cara lain untuk berani tampil; setelah bernyanyi, anak-anak ditanya bagian lagu mana yang paling mereka suka, dan keberaniannya dipuji.

Sekolah juga membuka ruang bagi keluarga di luar hari sekolah, misalnya playdate dan terapi bersama saat libur, agar kemampuan yang sudah dibangun tidak terputus.

Kelas persiapan dan jalan menuju kelas reguler

Tidak semua anak langsung masuk ke kluster tertentu. Ada anak yang memulai di kelas persiapan: masa untuk mengenal rutinitas sekolah, membangun rasa aman, dan membiasakan diri dengan teman dan fasilitator, sebelum bergabung ke kelompok yang lebih besar.

Sebaliknya, Sobat Kemandirian yang berkembang baik dapat mulai bergabung dengan kelas reguler di TK, SD, atau SM, sebagian hari atau seluruhnya, dengan pendamping yang perlahan mundur. Perpindahan ini tidak diputuskan sepihak; ia dibicarakan bersama orang tua, ditinjau dalam Progress Report tiap triwulan, dan selalu mengikuti kesiapan anak.

Sobat Kemandirian tidak membawa buku pelajaran ke sekolah seperti murid SD atau SM. Yang dibawa adalah perlengkapan harian seperti baju ganti dan jas hujan; sebagian, seperti sepatu bot, boleh ditinggal di sekolah. Camilan dibawa dari rumah karena tidak ada kantin; makan siang disiapkan katering SABar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Siapa yang belajar di Unit Kemandirian?
Anak berkebutuhan khusus dari rentang usia TK sampai Sekolah Menengah yang, setelah observasi, membutuhkan program yang lebih terfokus pada bantu diri, komunikasi, sosial, dan life skill. Mereka disapa Sobat Kemandirian.
Apa itu Sun Class dan Coral Class?
Sun Class adalah nama kelas Sekolah Kemandirian di Baturraden. Coral Class adalah nama kelas SABar Learning Centre, unit inklusi SABar di Kabupaten Cilacap. Keduanya di bawah PKBM Alam Purwokerto.
Apakah Sobat Kemandirian mendapat ijazah?
Sobat Kemandirian usia sekolah terdaftar dalam program kesetaraan Paket A, B, atau C di PKBM Alam Purwokerto. Rinciannya untuk tiap anak dibicarakan dengan sekolah.
Apakah anak bisa pindah dari Sun Class ke kelas reguler?
Bisa, bertahap dan sesuai kesiapan anak. Perpindahan dibicarakan bersama orang tua dan ditinjau dalam Progress Report tiap triwulan.
Berapa biaya di Unit Kemandirian?
Biaya di SABar menyesuaikan kebutuhan masing-masing anak, termasuk bentuk pendampingan dan terapinya, sehingga tidak bisa dituliskan baku. Mari hubungi admin SPMB SABar dan jadwalkan kunjungan.

Unit Kemandirian paling mudah dipahami dengan melihatnya: anak-anak yang menyiram kebun, mengemas hasil panen, dan menyapa tamu dengan caranya sendiri. Ayah Bunda bisa datang, berbincang dengan fasilitator Kemandirian, dan bertanya apa saja. Dari sana kita bicarakan apakah Sun Class atau Coral Class adalah tempat yang tepat untuk anak.