Di sela agenda anak, ada agenda yang memang dibuat untuk orang dewasa. Sekolah Orang Tua (SOS) hadir kira-kira sebulan sekali dengan tema yang bergantian: tumbuh kembang, menumbuhkan bakat anak, komunikasi keluarga, hingga parenting akbar bersama komite. Tapake Ramane mengumpulkan para ayah untuk membicarakan peran mereka dalam mendidik anak, dan percakapannya berlanjut di grup daring.
Ada pula agenda yang membawa SABar keluar pagar: Gebyar Inklusi Banyumas, ketika sekolah ikut merayakan keberagaman anak bersama lembaga lain di kabupaten, dan ekspedisi "1000 Pendaki Gunung untuk Palestina", ketika mendaki dijadikan cara menumbuhkan kepedulian. Agenda semacam ini tidak selalu hadir tiap tahun, tetapi menunjukkan ke mana sekolah ingin bergerak: bersama masyarakat, bukan di dalam tembok.