Program Pekanan
Lima hari sepekan, bahasa Inggris menyelinap lewat nama-nama tanaman dan hewan di kebun. Pada hari Sabtu, ia mendapat harinya sendiri.
Pada hari sekolah biasa, kegiatan di SABar berlangsung dari pagi hingga siang dengan tema yang berganti tiap pekan. Sabtu berbeda. Pada hari itu SABar menggelar program bahasa Inggris, hari ketika anak-anak datang bukan untuk tema sains atau farming, melainkan untuk membiasakan diri mendengar, mengucapkan, dan memakai bahasa Inggris dalam suasana yang lebih santai.
Mengapa hari terpisah? Karena bahasa, seperti berenang, butuh waktu untuk dicelup. Sisipan lima belas menit di sela pelajaran membantu, tetapi anak perlu juga pengalaman yang lebih panjang dan utuh: bermain, bernyanyi, bercerita, dan berbincang dalam bahasa itu tanpa buru-buru pindah ke pelajaran lain. Sabtu memberi ruang itu. Pengaturan peserta, kelompok, dan bentuk kegiatan tiap jenjang disampaikan sekolah kepada orang tua di awal tahun ajaran.
Program Sabtu tidak berdiri sendiri. Sepanjang pekan, bahasa Inggris sudah hadir dalam kegiatan tematik. Di TK, tiap pekan ada daftar kosakata yang mengikuti tema: ketika tema "Me & My Self", anak mengenal body, hair, nose, clean, wash; ketika tema tanaman dan hewan, muncul leaf, root, turmeric, ginger, goat, butterfly; ketika tema alam semesta, ada star, moon, river, wind. Frasa santun seperti "help, please", "thank you", dan "excuse me" diulang terus hingga menjadi kebiasaan. Target Progress Report TK pun menyebut komunikasi dwibahasa Indonesia–Inggris.
Di SD, ada Fun English di samping Fun Math, dan worksheet mingguan memuat kosakata Inggris yang terkait kegiatan nyata: ketika anak menyetek tanaman dan membuat irigasi tetes dari botol bekas, kata-kata seperti breed, cut, dan drip ikut dipelajari. Bahasa Inggris juga menjadi bagian kolaborasi lintas mapel dalam model pembelajaran kelas, bersama IPAS, Pancasila, dan bahasa Indonesia. Di Sekolah Menengah, bahasa Inggris adalah mata pelajaran tersendiri sekaligus bekal untuk magang, presentasi, dan perjalanan.
Kosakata diambil dari apa yang anak pegang hari itu: daun, cacing, sepatu bot, roti yang dijual di Market Day. Kata yang punya benda lebih mudah tinggal di ingatan.
Anak memakai bahasa Inggris untuk meminta tolong, menawarkan dagangan, atau menjelaskan tanamannya, bukan untuk mengisi titik-titik.
Salah tata bahasa tidak dipermasalahkan di awal. Yang dipuji adalah anak yang mencoba bersuara. Ketepatan menyusul seiring kebiasaan.
SABar tidak memakai kurikulum asing, tetapi punya cita-cita menjadi sekolah alam yang dikenal hingga ke luar negeri dan bekerja sama dengan lembaga di luar negeri. Cita-cita itu menuntut anak dan fasilitator yang tidak canggung berbahasa Inggris. Ketika Sobat SM menerima tamu mahasiswa dari Belanda, atau merencanakan backpacker ke negara tetangga, bahasa Inggris berubah dari pelajaran menjadi kebutuhan nyata.
Bagi keluarga yang membandingkan SABar dengan sekolah berkurikulum internasional, halaman [Sekolah Alam dan Cambridge](/kurikulum/sekolah-alam-dan-cambridge) membahas titik temu dan perbedaannya dengan jujur. Singkatnya: SABar tidak mengejar sertifikat kurikulum asing, tetapi serius membiasakan bahasa sebagai alat berpikir dan berkomunikasi.
Di SABar, bahasa Inggris tidak menggeser bahasa Indonesia dan bahasa Jawa. Worksheet SD memuat basa Jawa krama dan aksara Jawa di samping kosakata Inggris. Anak-anak menyanyikan "Padang Bulan" dan Musik Aceh di pekan yang sama dengan lagu berbahasa Inggris.
Prinsipnya sederhana: anak yang kuat di bahasa ibunya akan lebih mudah menambah bahasa lain. Bahasa Inggris diposisikan sebagai jendela ke dunia, sedangkan bahasa Indonesia dan Jawa adalah rumahnya.
Ayah Bunda tidak perlu fasih berbahasa Inggris untuk mendukung anak. Beberapa hal kecil sudah cukup: menanyakan kata baru yang dipelajari pekan ini, membiarkan anak menyebut nama benda di rumah dengan dua bahasa, atau mendengarkan ia bernyanyi lagu dari program Sabtu. Daftar kosakata pekanan TK dan worksheet SD bisa menjadi pegangan percakapan di rumah.
Kalau Ayah Bunda ingin melihat seperti apa suasana belajar bahasa di SABar, datanglah dan berbincanglah dengan fasilitator; mereka bisa menunjukkan daftar kosakata pekan ini dan menceritakan bagaimana program Sabtu berjalan untuk jenjang anak Ayah Bunda. Admin SPMB SABar akan membantu mengatur kunjungannya.