Cara Belajar › Sehari di SABar

Sehari Bersama Sobat SABar

Cara paling mudah mengenal sebuah sekolah adalah mengikuti satu harinya. Halaman ini mengajak Ayah Bunda berjalan bersama Sobat SABar sejak turun dari kendaraan sampai piring makan siangnya kembali ke rak.

Sobat SABar tiba di sekolah pagi hari dengan sepatu bot dan tas

Pagi: tiba, disambut, bersiap

Hari di Sekolah Alam Baturraden (SABar) dimulai sebelum pelajaran apa pun. Anak turun dari kendaraan, bersalaman dan mengucap salam kepada fasilitator yang menyambut, lalu menaruh barangnya di tempatnya sendiri: sepatu bot di rak, tas di gantungan, jas hujan dilipat. Di TK, ada waktu awal untuk membaca, menulis, berhitung, dan hafalan yang dicatat di kartu evaluasi anak, lalu istirahat sejenak.

Setelah itu anak-anak duduk melingkar untuk circle time: doa pembuka, muroja'ah, menyanyi, permainan singkat, dan morning talk tentang kabar hari ini. Pembiasaan shalat dhuha dan belajar Al-Qur'an dengan metode Ummi menjadi bagian pagi di semua jenjang, dengan porsi yang disesuaikan usia. Kegiatan sekolah berlangsung dari pagi hingga siang, dan sebagian anak mengikuti program lanjutan hingga sore. Rincian jadwal tiap kelas disampaikan sekolah kepada orang tua di awal tahun ajaran.

Siang menjelang: belajar inti dan eksplorasi

Belajar inti

Pelajaran sesuai jenjang, dari calistung di TK sampai mata pelajaran kurikulum nasional dan kesetaraan di SD dan Sekolah Menengah, selalu dikaitkan dengan tema pekan itu.

Eksplorasi tema

Inilah bagian yang paling sering membuat tangan kotor: eksperimen, fun cooking, crafting, bermain peran, farming di raised bed, atau kunjungan ke tempat yang sesuai tema. Tempatnya bisa di saung, halaman, kebun, atau di luar sekolah.

Camilan dan istirahat

Anak membawa bekal camilan dari rumah, karena di SABar tidak ada kantin atau warung.

Refleksi dan penutup

Apa yang ditemukan hari ini, apa yang sulit, apa yang ingin dicoba besok. Diakhiri doa penutup.

Makan siang bersama

Menu dari katering milik SABar sendiri, berganti-ganti setiap hari. Selesai makan, anak mencuci peralatan makannya dan merapikan tempat makan bersama.

Cek barang dan pamit

Anak memeriksa barang bawaannya sendiri sebelum berpamitan kepada fasilitator saat dijemput.

Tidak semua hari sama. Ada hari farming, ada hari senam dan outbound dengan permainan tantangan, ada hari Market Day yang datang dua pekan sekali dengan tema berganti, dan ada hari Sabtu dengan program bahasa Inggris.

Berbeda usia, berbeda petualangan

Sobat Kecil di TK (Mercury dan Venus Class)
Hari mereka diikat oleh tema pekan: "Me & My Self", "Our Plant", "Animal Planet", "Little Citizen", atau "The Universe". Senin membuka tema, pertengahan pekan diisi eksplorasi seperti role play, fun worksheet, crafting, dan fun cooking, lalu ada hari farming di raised bed dan hari senam gembira dengan outbound. Anak TK tidak membawa buku ke sekolah.
Sobat SABar di SD (Earth sampai Neptune Class)
Hari bisa diawali janji pagi dan doa, lalu berkumpul di depan saung sebelum menuju raised bed masing-masing. Pelajaran kurikulum nasional dikaitkan dengan tema; dari satu kegiatan menanam, anak bisa belajar sains, hitungan, kosakata Inggris, dan Basa Jawa. Ada pula life skill, Fun English, Fun Math, outbound, dan kegiatan seperti memanah atau berenang sesuai program kelas. Buku dibawa, tetapi tidak sebanyak sekolah umum.
Sobat SM di Sekolah Menengah (Milky Way dan Andromeda Class)
Pelajaran pendidikan kesetaraan berpadu dengan proyek, riset sederhana, mentoring bisnis, dan kegiatan sesuai minat. Sebagian hari berlangsung di luar: Learn to Maestro, penjelajahan sejarah Banyumas, green therapy di alam, atau magang di tempat kerja sungguhan.
Sobat Kemandirian (Sun Class) dan Coral Class di SLC
Anak belajar dalam kluster kecil sesuai kebutuhan. Harinya penuh latihan bantu diri, komunikasi, dan keterampilan sosial yang dilakukan di alam: berjalan tanpa alas kaki di rumput dan pasir, menyiram tanaman sesuai jadwal sendiri, mengemas hasil panen, atau memasak dari memetik sayur sampai menyajikannya.

Mengapa harinya disusun seperti ini

Urutan di atas bukan kebetulan. Adab diletakkan di awal karena anak perlu merasa aman dan terhubung sebelum belajar. Belajar inti diletakkan saat pikiran masih segar. Eksplorasi diletakkan setelahnya agar pengetahuan yang baru masuk langsung dipakai. Refleksi dan beres-beres diletakkan di akhir agar anak menutup harinya dengan kesadaran tentang apa yang ia lakukan dan tanggung jawab atas jejaknya.

Hasilnya, dalam satu hari anak menyentuh keempat pilar SABar tanpa menyadarinya: akhlak di pagi hari, logika saat belajar dan bereksplorasi, kepemimpinan saat bekerja dalam kelompok dan mengurus dirinya, dan bisnis ketika gilirannya Market Day tiba.

Pertanyaan yang sering diajukan

Jam berapa anak masuk dan pulang?
Kegiatan sekolah berlangsung dari pagi hingga siang, dan sebagian anak mengikuti program lanjutan hingga sore. Rincian jadwal tiap kelas disampaikan sekolah kepada orang tua di awal tahun ajaran.
Apakah setiap hari anak berkegiatan di luar ruangan?
Hampir setiap hari ada bagian yang berlangsung di saung terbuka, halaman, atau kebun. Hari tertentu diisi farming, outbound, atau kunjungan, sementara bagian belajar inti bisa berlangsung di dalam kelas.
Bagaimana kalau hujan?
Hujan adalah bagian dari kehidupan di Baturraden. Anak membawa jas hujan dan baju ganti, dan kegiatan disesuaikan oleh fasilitator demi keamanan.
Apakah anak makan siang di sekolah?
Ya, makan siang disediakan katering milik SABar sendiri dengan menu berganti. Untuk camilan, anak membawa bekal dari rumah karena tidak ada kantin.

Membaca satu hari di layar tentu berbeda dengan melihatnya langsung. Ayah Bunda boleh datang di hari biasa, mengikuti pagi dari sambutan sampai circle time, lalu berbincang dengan admin SPMB SABar tentang jenjang yang sesuai untuk anak.