Orang Tua & SPMB
Penerimaan murid baru SABar School untuk Tahun Ajaran 2027/2028 sudah dibuka, dan murid pindahan pun diterima. Di SABar, langkah pertamanya bukan formulir, melainkan percakapan.
Memilih sekolah adalah keputusan yang menyangkut tahun-tahun panjang dalam hidup seorang anak. Karena itu, di Sekolah Alam Baturraden (SABar) penerimaan murid baru tidak dimulai dengan mengisi formulir. Kami ingin mengenal anak dan keluarganya lebih dulu, dan kami ingin Ayah Bunda mengenal kami: melihat saung belajar, kebun, dan cara fasilitator menemani anak-anak.
Percakapan di awal ini bukan seleksi. Ia adalah cara kedua pihak memastikan bahwa yang akan dijalani anak selama bertahun-tahun memang cocok untuknya. Ada keluarga yang datang dengan banyak pertanyaan, ada yang datang karena ingin anaknya lebih banyak bergerak dan belajar di luar, ada pula yang membawa anak dengan kebutuhan khusus dan ingin tahu bentuk dukungan yang mungkin diberikan. Semua pertanyaan itu lebih tepat dijawab sambil berbincang daripada lewat kolom isian.
Setelah berbincang, anak diajak berkegiatan di lingkungan sekolah untuk masa observasi. Fasilitator mengamati bagaimana ia bermain, berinteraksi, dan menanggapi kegiatan, lalu hasilnya dibicarakan kembali bersama Ayah Bunda. Barulah setelah itu formulir dan berkas dilengkapi.
Usia masuk TK dan kelas 1 SD di SABar mengikuti ketentuan pemerintah dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025. Secara umum, anak masuk kelas 1 SD pada usia tujuh tahun per 1 Juli tahun ajaran berjalan; anak yang sudah berusia tujuh tahun diprioritaskan, dan usia paling rendah adalah enam tahun. Pengecualian untuk anak yang lebih muda hanya berlaku dengan rekomendasi tertulis dari psikolog atau dewan guru. Calon murid kelas 1 juga tidak diuji membaca, menulis, dan berhitung; yang kami lakukan adalah observasi, bukan tes.
Untuk TK, kelompok A umumnya berusia empat sampai lima tahun dan kelompok B lima sampai enam tahun, sementara anak yang lebih kecil dapat bergabung di kelompok bermain bersama Mercury Class. Untuk Sekolah Menengah, Sekolah Kemandirian, dan SLC, ketentuan usia dibicarakan langsung dengan admin SPMB SABar karena kebutuhan tiap anak berbeda.
Sebelum berkunjung, tidak ada yang wajib dibawa selain anak dan pertanyaan Ayah Bunda. Setelah observasi dan percakapan selesai, sekolah akan memberi tahu berkas yang perlu dilengkapi: pada umumnya akta kelahiran, kartu keluarga, dan, untuk murid pindahan, dokumen dari sekolah sebelumnya. Berkas dapat diunggah lewat formulir di situs unit dan boleh menyusul bila belum lengkap.
Rincian biaya tidak kami tuliskan baku di situs karena menyesuaikan kebutuhan masing-masing anak. Penjelasannya disampaikan langsung oleh admin SPMB saat Ayah Bunda berbincang dengan sekolah.
Ayah Bunda tidak perlu memutuskan hari ini. Cukup mulai dengan satu pesan kepada admin SPMB SABar, lalu datang melihat sendiri bagaimana anak-anak belajar di kaki Gunung Slamet. Kami akan dengan senang hati menyambut.