Akademik Sekolah Alam Apakah Tertinggal? Menjawab Keraguan
Dalam sebuah acara keluarga, seorang ibu bercerita bahwa ia sedang mempertimbangkan sekolah alam untuk anaknya. Belum selesai ia menjelaskan, seorang kerabat menimpali, "Nanti anak...
Kabar SABar
Di sini kami berbagi cerita tentang belajar, tumbuh, dan mengasuh: dari kebun sekolah, dari ruang Sekolah Orang Tua, dan dari pertanyaan yang sering diajukan Ayah Bunda. Semoga ada yang bisa langsung dicoba di rumah.
Sebagian besar tulisan di Kabar SABar lahir dari percakapan sehari-hari: pertanyaan seorang ibu sepulang mengantar anaknya, obrolan para ayah di Tapake Ramane, atau kebingungan yang muncul saat sebuah keluarga sedang memilih sekolah. Kami mencoba menjawabnya dengan cara yang sama seperti kami mendampingi anak: pelan, konkret, dan jujur tentang apa yang kami tahu dan belum tahu.
Ada tulisan tentang pola asuh dan komunikasi keluarga, tentang kemandirian dan pendidikan inklusif, tentang bagaimana anak belajar membaca atau mengapa anak perlu bosan sesekali. Ada pula tulisan yang lebih dekat dengan rumah kami sendiri: budaya Banyumas, bermain di alam, dan adab dalam keluarga muslim.
Kami tidak menulis untuk menjual sekolah. Kami menulis karena percaya bahwa pendidikan anak adalah kerja bersama antara rumah dan sekolah, dan tulisan adalah salah satu cara kami ikut hadir di rumah Ayah Bunda.
Pilih kategori yang paling dekat dengan pertanyaan Ayah Bunda hari ini. Setiap kategori adalah halaman arsip tersendiri dengan daftar artikel terbaru.
Dalam sebuah acara keluarga, seorang ibu bercerita bahwa ia sedang mempertimbangkan sekolah alam untuk anaknya. Belum selesai ia menjelaskan, seorang kerabat menimpali, "Nanti anak...
Di sebuah acara keluarga, seorang nenek bertanya kepada menantunya dengan nada cemas, "Cucuku nanti di sekolah alam cuma main lumpur, ya? Apakah anak sekolah alam bisa calistung se...
Seorang ayah menemukan buku catatan anaknya yang kelas empat tergeletak di meja. Di satu halaman ada gambar padi, di bawahnya hitungan jumlah butir dalam satu malai, lalu sebuah pu...
Di lemari sebuah rumah, ada map tebal yang jarang dibuka. Isinya gambar rumah dengan matahari tersenyum di pojok kertas, tulisan tangan yang awalnya miring-miring lalu makin rapi,...
Setiap akhir semester, grup WhatsApp keluarga besar biasanya ramai. Ada yang mengirim foto rapor dengan angka sembilan berderet, ada yang bangga anaknya masuk tiga besar. Lalu seor...
Pukul sembilan malam, seorang anak kelas dua masih menunduk di meja makan dengan mata setengah terpejam. Di depannya ada dua lembar soal matematika dan satu halaman menulis halus....
Di sebuah ruang tamu, rak buku berdiri rapi. Isinya ensiklopedia bergambar, buku cerita nabi, dan beberapa komik edukasi yang dibeli saat pameran buku tahun lalu. Sebagian besar ma...
Selepas Magrib, seorang ibu duduk di samping anaknya yang baru kelas satu. Di depan mereka terbuka buku iqra. Anak itu membaca dua baris, lalu mulai menguap, menggaruk kepala, dan...
Dua orang ibu bertemu di warung sayur dekat rumah. Yang satu sedang mencari SD untuk anaknya tahun depan, yang lain sudah lebih dulu menyekolahkan anaknya di sekolah alam. "Di sana...
Artikel kami memakai ilustrasi, bukan foto anak, kecuali berita kegiatan yang memang sudah mendapat izin orang tua. Berita kegiatan hanya ditulis setelah kegiatannya benar-benar terjadi.
Setiap unit SABar punya situs dan ruang kabarnya sendiri. Di sana Ayah Bunda bisa membaca cerita yang lebih dekat dengan kelas anak: kegiatan Mercury Class dan Venus Class di TK, perjalanan Earth Class sampai Neptune Class di SD, atau proyek dan magang Sobat SM di Milky Way Class dan Andromeda Class.
Tulisan hanya bisa membawa Ayah Bunda sampai di ambang pintu. Bila sebuah artikel memunculkan pertanyaan tentang anak Ayah Bunda sendiri, ada dua jalan yang kami sarankan. Pertama, ikut Sekolah Orang Tua SABar (SOS), tempat orang tua belajar bersama dan saling bertukar pengalaman. Kedua, datang berkunjung dan berbincang langsung dengan kami; tidak perlu menunggu punya rencana mendaftar.
Ingin menerima kabar terbaru? Simpan nomor WhatsApp admin SPMB 0812-2005-0121 dan kunjungi halaman Kabar ini secara berkala.
Bila ada tulisan yang menggerakkan Ayah Bunda untuk bertanya lebih jauh tentang anak sendiri, kami dengan senang hati menyambut di sekolah. Datang, lihat kebunnya, dan berbincanglah dengan kami tanpa harus memutuskan apa pun hari itu.